Wednesday, October 30, 2013

Majas

Majas atau gaya bahasa adalah pemakaian bahasa berkias yang melampaui batas lazim.
Majas dibagi menjadi 4 yaitu :
a. Majas perbandingan
majas ini pun dibagi lagi menjadi beberapa macam: 
   1). Personifikasi yaitu gaya bahasa yang menganggap benda mati dapat berlaku seperti manusia
contoh : a). jari-jari hujan mengetuk-ngetuk pintu jendela kamarku.
             b). kereta lokomotif menjerit-jerit di lereng gunung
   2).  Metafora yaitu majas yang membandingkan sesuatu yang memiliki sifat sama
contoh : a). Generasi muda adalah tunas bangsa
             b). Raja siang bersinar dengan teriknya (matahari)
   3).  Litotes yaitu majas yang berisi ungkapan merendahkan diri sendiri
contoh : a). Apalah arti diriku tanpa bantuan dari teman-teman,tidak mungkin prestasi ini dapat kuraih
             b). Terimalah hadiah yang tidak seberapa ini.
    4). Eufemisme yaitu majas yang menggunakan ungkapan penghalus.
contoh : a). Para tunawisma ditertibkan petugas kepolisian hari ini (gelandangan)
             b). Pelaku korupsi uang pembangunan masjid itu telah diamankan polisi(dipenjara)
    5). Sineksdok, di bedakan menjadi
            A. Sineksdok pars prototo, yaitu majas yang mengungkapkan sebagian dari apa yang dimaksudkan  secara keseluruhan
contoh : Ani membeli tiga ekor ayam
            B. Sineksdoks totum proparte, yaitu majas yang mengungkapkan keseluruhan/ total sesungguhnya yang dimaksudkan hanya sebagai atau satu.
contoh : Indonesia berhasil menjadi juara bulu tangkis dunia
     6). Simile/ perumpamaan yaitu majas yang mengungkapkan perumpamaan tentang sesuatu. majas ini ini ditandai dengan kata-kata pembanding (bagai)
contoh : Meminta anak itu untuk belajar sangatlah sulit ibarat kambing dihalau ke air
      7). Hiperbola yaitu majas yang menggunakan ungkapan melebih-lebihkan.
contoh : a). ketika ditanya, gadis itu hanya diam mematung
             b). Melihat istrinya diganggu, seorang pria marah membabi buta
      8). Metonimia, yaitu majas yang menggunakan ungkapan melebih-lebihkan.
contoh : a). ghofur ke sekolah naik kijang
             b). tolong belikan gudang garam
      9). Alegori, yaitu majas yang menggunakan simbol-simbol untuk maksud tertentu
contoh : a). selamat menempuh hidup baru
             b). tetaplah menjadi bintang di kelasmu

b).Majas Sindiran
majas sindiran terdiri dari :
1) Ironi yaitu ungkapan sindiran halus
contoh : Wah, harum benar baumu
2) Sinisme , yaitu ungkapan sindiran agak kasar dan bernada sinis.
contoh : Wah, harum benar baumu ! sudah berapa hari tidak mandi??
3)Sarkasme, yaitu Sindiran paling kasar atau lebih tepat disebut umpatan
contoh : "Dasar otak udang!"

c) Majas penegas
Majas penegas terdiri dari :
1).Repetisi yaitu majas yang menggunakan perulangan kata.
contoh: " sekali saya mengatakan tidak, ya tetap tidak!"
2). Tautologi, Majas yang menggunakan pertautan makna
contoh : hari ini berbakti besok mengabdi
3).Proterito, yaitu Majas yang menggunakan peribahasa untuk menyembunyikanmaksud
Contoh : Kebaikannya selama ini ternyata ada udang dibalik batu
4).Klimaks, yaitu majas yang menggunakan Ungkapan bernada naik.
Contoh : setelah mendengarkan pengajian Isra' Mi'raj, siswa kelas X,XI, dan XII diwajibkan mengumpulkan rangkuman
5). Antiklimaks, yaitu majas yang menggunakan ungkapan bernada turun.
contoh : "jangankan seribu rupiah, seratus perak pun saya tidak punya"
6). Pleonasme, yaitu majas yang menggunakan kata-kata yang berlebihan/mubadzir.
contoh : Siswa yang saya panggil harap maju ke depan

d). Majas Pertentangan
Majas pertentangan terdiri dari :
1). Paradoks yaitu majas yang mengungkapkan dua kondisi atau keadaan yang saling bertentangan.
contoh: Gajinya besar, tetapi hutangnya banyak
2).Antitesis, yaitu majas pertentangan yang menggunakan Antonim
contoh : Ayah bekerja keras siang malam






0 comments:

Post a Comment