Peranan Filsafat
Sesungguhnya filsafat telah memerankan sedikitnya
tiga peranan utama dalam sejarah pemikiran manusi. Ketiga peranan yang telah
diperankannya itu adalah sebagai pendobrak,
pembebas,dan pembimbing.
a. Pendobrak
Berabad-abad
lamanya intelektualitas manusia tertahan dalam tradisi dan kebiasaan. Dalam hal
itu, manusia terlena dalam alam mistik dan mitos. Manusia menerima begitu saja
segala penuturan dongeng dan takhayul tanpa mempersoalkannya lebih lanjut.
Orang beranggapan bahwa segala mitos dan takhayul itu merupakan bagian yang
hakiki dari warisan tradisis nenek moyang, dan segala tradisi itu tidak boleh
diganggu gugat.
Keadaan
tersebut berlangsung cukup lama. Kehadiran filsafat telah mendobrak pintu-pintu
tradisi yang begitu sakral. Kendati pendobrakan itu membutuhkan waktu yang
cukup panjang, namun pada akhirnya filsafat telah berperan selaku pendobrak
yang mencengangkan.
b. Pembebas
Filsafat bukan sekedar mendobrak pintu tradisi
dan kebiasaan yang penuh dengan berbagai mitos dan mite itu, melainkan juga
membebaskan manusia dari ketidaktahuan
dan kebodohan. Demikian pula filsafat membantu membebaskan manusia dari
belenggu cara berpikir yang mistis.
Sesungguhnya filsafat berupaya membebaskan
manusia dari kekurangan dan kemiskinan pengetahuan. Filsafat pun membebaskan
manusia dari cara berfikir yang tidak kritis yang membuat manusia mudah
menerima kebenaran-kebenaran semu yang menyesatkan.
Secara riingkas dapat dikatakan bahwa filsafat
membebaskan manusia dari segala bentuk sesuatu yang hendak mempersempit ruang
gerak akal budi manusia.
c.
Pembimbing
Filsafat membebaskan manusia dari cara berpikir
yang mistis dengan membimbing manusia untuk berpikir secara rasional. Filsafat
membebaskan manusia dari cara berpikir yang picik dan dangkal dengan membimbing
manusia untuk berpikir secara luas dan lebih mendalam, yakni berpikir secar
universal dan menemukan esensi suatu permasalahan. Filsafat membebaskan manusia
dari cara berpikir yang tidak teratur dan tidak jernih dengan membimbing
manusia untuk berpikir secara sistematis dan logis.
Kegunaan filsafat
Beberapa kegunaan filsafat,diantaranya:
a. Dengan
berfilsafat kita lebih menjadi manusia,lebih mendidik dan membangun diri
sendiri.
b. Berusaha
mempertahankan sikap yang obyektif mengenai intisari sesuatu
c. Mengajar dan melatih kita memandang dengan luas dan
menyembuhkan kita dari sifat Akuisme
d. Agar menjadi
orang yang dapat berpikir sendiri
e.
Filsafat memberikan
dasar-dasar dari ilmu-ilmu pengetahuan lainnya
f. Alat untuk
menelusuri kebenaran segala hal-hal yang dapat disaksikan dengan panca indra dan dapat
diterangkan serta dinilai secara ilmiah
g. Memberikan
pengertian tentang cara hidup dan pandangan hidup.
h. Panduan tentang
ajaran moral dan etika.
i. Sumber ilham dan
panduan untuk menjalani berbagai aspek kehidupan.
j. filsafat mengajarkan kita hidup lebih sadar
dan bijak.
k. Sebagai alat mencari kebenaran
dari segala fenomena yang ada.
l. Memberikan pengertian tentang cara hidup,
pandangan hidup dan pandangan dunia.
m. Memberikan ajaran tentang moral
dan etika yang berguna dalam kehidupan
n. Menjadi sumber inspirasi dan
pedoman untuk kehidupan dalam berbagai aspek kehidupan itu sendiri, seperti
ekonomi, politik, hukum dan sebagainya
Kegunaan
filsafat dalam pendidikan,diantaranya:
a. memberikan
petunjuk dan arah dalam pengembangan teori-teori pendidikan menjadi ilmu
pendidikan
b. memberikan arah agar teori pendidikan yang
telah dikembangkan oleh para ahlinya, yang berdasarkan dan menurut pandangan
dan aliran filsafat tertentu, mempunyai relevansi dengan kehidupan nyata.
c. memberikan inspirasi bagaimana mengorganisasikan proses
pembelajaran yang ideal.
